Kategori

Jenis-jenis parfum

Perfum Murni (Pure Parfume)
Dari semua jenis wewangian, ini dia yang paling awet dan bisa bertahan hingga 6-12 jam. Kadar aromanya mencapai 22 persen dan asli tanpa campuran alkohol. Tidak perlu terlalu banyak memakai jenis wewangian ini karena wanginya sudah bisa tercium dari jarak yang cukup jauh. Kami tidak menjual jenis pure perfume.

Eau de Perfume (EDP)
Wanginya cukup tahan lama hingga 3-6 jam. Jenis wewangian yang satu ini memiliki kadar alkohol sedikit sementara kadar essence-nya berkisar 15 hingga 22 persen. Oleh sebab itu, aroma wanginya cukup kuat dan tahan lama sehingga lebih sesuai digunakan di malam hari, terutama untuk menghadiri acara formal.

Eau de Toilette (EDT)
Wewangian ini satu tingkat lebih tinggi di atas cologne. Kadar alkoholnya juga tinggi, walaupun tidak setinggi cologne, sementara kadar essence-nya hanya berkisar 12 persen. Bila ingin mencari kesegaran yang bisa bertahan cukup lama, jenis wewangian ini merupakan pilihan yang paling ideal, karena aromanya ringan, tidak terlalu tajam serta awet hingga 3-4 jam, cocok untuk segala suasana.

Eau de Cologne (EDC)
Ini merupakan jenis wewangian paling ringan. Itu karena kadar alkoholnya paling tinggi dan hanya terdapat sekitar 5 persen campuran essence. Tidak heran kalau wanginya pun cepat menguap. Namun, meski tergolong ringan, cologne tetap banyak dipilih karena terkenal memiliki aroma yang dapat menyegarkan tubuh hingga 2-3 jam. Cocok digunakan sehabis mandi seperti body spray dan body splash.

*** lama/ tidaknya ketahanan suatu aroma wewangian setelah disemprot ke tubuh, sangat bergantung pada body chemistry masing2.

Berikut beberapa tips mengenali ciri-ciri parfum asli yang disadur dari berbagai sumber.

  1. Selalu di pack dalam official box, sablon atau cetakan pada kemasan terlihat rapi dan halus, but tidak semua merk bersegel dari pabrikannya.
  2. Biasanya kotak dibungkus cellophane (kertas kaca/plastik bening), walaupun tidak semuanya ada cellophone (biasanya kalo yang bajakan kertas cellophane nya  tebel, sedangkan yang asli itu tipis menempel rapi)
  3. Biasanya kode/no. seri diukir di botol parfum dan harus sama dengan yang ada di kemasan. Masih rapi, terbaca dengan jelas, dan biasanya tercetak menggunakan printer dot matrix, atau engraved.
  4. Botol spray harus dalam kondisi sempurna dan tidak boleh bocor, karena hal ini menunjukkan bahwa produk itu dicampur.
  5. Kalau botol di kocok, gelembung yang dihasilkan harus menghilang dalam rentang sekitar 10 detik, setelah terguncang, jika tidak, ada kemungkinan bahwa itu bajakan.
  6. Ketika Anda mengkocok botol tersebut, tidak boleh menghasilkan sampah apapun, kotoran atau zat-zat asing lainnya. Seharusnya hanya berisi cairan.

Parfum TESTER

Parfum original ada dua macam, yaitu Product Original dan Tester Original.

Parfum Tester digunakan oleh BA (Beauty Advisor) di counter parfume untuk menarik atau memberikan contoh aroma kepada pelanggan. Meski Tester Original, tetap terdapat Kardus berwarna Coklat/ Putih tercantum tulisan “TESTER NOT FOR SALE” atau “DEMONSTRATION” di Kardus dan di Botol. Tidak semua parfum tester original ada tutup spray, karena memang bawaan dari pabriknya. Parfum Produk Original dan Parfum Tester Original tidak pernah menggunakan pembungkus kain bludru atau sejenisnya, melainkan kardus resmi dari pabrikan.

Geraiparfum menjual tester isi full (baru)

 Tips Tips Lain ^^

1. Untuk mendapatkan wangi yang menjadi trade mark Anda, sesekali cobalah menggunakan (mencampur) dua wewangian yang berbeda dalam satu kesempatan. Padukan racikan keduanya akan menciptakan wangi khas Anda.

2. Hindari selalu menggunakan parfum yang sama setiap hari selama bertahun-tahun. Ini akan membuat indera penciuman bisa kebal.